Ketiduran Apa Tertidur ?

” Suatu hari, Hermin akan pergi ke sebuah tempat bersama dengan temannya. Dia mengatakan kepada temannya akan bertemu di tempat biasa pada pukul 20.00 wib.  Ia datang pada pukul 20. 15 wib. Kemudian, Hermin mengatakan kepada temannya ”  maaf teman, tadi ketiduran.”

Pada paragraf di atas ada kalimat maaf teman, tadi ketiduran. Kalimat di atas memang sering kali diucapkan, bukan ?  Sekarang, pada kalimat di atas berarti orang tersebut tidak sengaja tidur, karena bentuk ke-an dari kata ketiduran ini berarti ketidaksengajaan. Bila dilihat secara singkat,  mungkin maksudnya sama dengan kalimat kejatuhan atau ketumpahan yang sama-sama berarti tidak sengaja.

Contoh :

1. Kemejanya ketumpahan air.

2. Tukang itu kejatuhan batu bata.

Dari contoh kalimat di atas, pada kalimat no 1, berarti kemeja itu tidak sengaja ketumpahan air. Begitu juga dengan contoh kalimat no 2, yang berarti bahwa si tukang itu tidak sengaja kejatuhan batu bata.  Contoh kalimat di atas, pastilah ada kata yang mengikuti sebagai penyebab dari ketidaksengajaan tersebut. Bila memang begitu, lalu bagaimana dengan kata ketiduran? Bila dilihat di KBBI, artinya : 1 n tempat(balai-balai, dsb) untuk tidur, 2. v tidak sengaja tidur.

Nah lho, itu kan masih bisa dipakai ?

Memang, tapi bagaimana dengan kata tertidur yang maknanya juga sama ketidaksengajaan. Di KBBI, artinya : 1. v mulai tertidur, 2. v tidak sengaja tertidur.

Contoh :

1. Maaf bu, saya ketiduran.

2. Maaf bu, saya tertidur.

Coba kita lihat pada contoh kalimat no 1. Bila menggunakan kata ketiduran. Mungkin akan lebih menimbulkan pertanyaan, ketiduran oleh apa atau siapa? yang berarti membutuhkan keterangan selanjutnya. Namun bila melihat pada contoh kalimat no 2 yang dengan menggunakana kata tertidur pasti akan mengarah pada ketidaksengajaan tersebut.

Untuk selanjutnya,  kata tertidur ada lawan katanya yaitu terbangun yang masih sama ketidaksengajaan- tidak sengaja terbangun-. Kalau menggunakan kata ketiduran apakah bisa menggunakan kata kebangunan?

Jadi, manakah yang akan Anda guna untuk menyatakan ketidaksengajaan tersebut?

Tinggalkan komentar

Filed under Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s