Antara Buku Elektronik (E Book ) dan Buku

Bahasan ini mungkin telah banyak dibahas di media lain, dan sudah bukan lagi menjadi topik yang tabu untuk dibahas. Tetapi, bukan berarti topik ini sudah menjadi topik yang tidak menarik untuk dibahas karena di luar sana masih banyak membutuhkan bahasan seperti ini. Tentunya banyak sekali kelebihan dan kekurangan dari keduannya. Untuk itu, tidak ada salahnya bila kita mengetahuinya.  

Buku Elektronik

Buku elektronik atau yang populer dengan sebutan eBook singkatan dari Electronik Book, yaitu sebuah buku – sama halnya dengan sebuah buku yang biasa Anda lihat atau baca – yang bisa di buka atau di baca dengan menggunakan alat elektronik seperti PDA, komputer, atau alat portabel lainnya yang bisa membuka file untuk eBook.

Untuk eBook sendiri, ada beberapa jenis format file yang biasa digunakan seperti dalam ebookreaderbuzz.com, diantaranya :

  • File PDF tersedia secara luas. Hal ini terjadi karena pembaca adobe (sebelumnya Acrobat Reader) yang disertakan dengan MS Windows. Jenis file juga mendukung grafis dan warna. Hal ini didukung oleh sebagian besar pembaca eBook populer.
  • File AZW diciptakan oleh Amazon Kindle khusus untuk file-file tersebut, berdasarkan standar Mobipocket dan ada sejumlah utilitas perangkat lunak tersedia untuk mengkonversi ke format lain.
  • EPUB merupakan standar open source. Hal ini didukung oleh sebagian besar pembaca ebook utama. Jenis file ini digunakan terutama oleh penerbit yang ingin tingkat keamanan yang lebih tinggi.
  • LRF / LRX biasanya tidak ditampilkan tetapi digunakan dalam standar BeBook. Ini adalah standar proprietary yang digunakan oleh pembaca Sony ebook. Meskipun Sony ebooks saham tidak lagi dalam standar BeBook pembaca ebook mereka masih mendukungnya.
  • RRC adalah format Mobipocket. Hal ini digunakan secara luas di ponsel dan PDA. Kindle juga mendukung jenis file ini.
  • DOC dan TXT file adalah file dokumen diterima secara umum jenis. Meskipun banyak pembaca ebook mendukung jenis file mereka akan lebih berguna jika Anda berniat untuk menggunakan ebook reader Anda untuk bisnis juga.
  • MP3 ini bukan jenis file ebook, tapi pembaca ebook mendukungnya. Hal ini dapat digunakan untuk buku audio dan mendengarkan musik saat Anda membaca. Pastikan pembaca memiliki jack audio untuk headphone sehingga Anda tidak mengganggu orang lain. Beberapa pembaca ebook individu akan mendukung jenis file yang mereka sendiri tetapi umumnya tren adalah menuju PDF dan EPUB. Sekarang Amazon telah memperkenalkan dukungan untuk PDF pada Kindle, meskipun dengan prosedur konversi offline, standar Tampaknya ditetapkan untuk masa depan.

Namun yang lazim digunakan adalah dengan format pdf (Portable document format) yang bisa dibuka dengan program Acrobat Reader atau program lain yang bisa membuka file seperti itu. Mengapa menggunakan Acrobat reader? Karena Acrobat reader mudah untuk dikelola dan mudah untuk mengelola keamanannya.

Agar dapat mengoperasikan eBook dengan program pdf, sebelumnya program Acrobat reader tersebut sudah harus terisnstal pada perangkat pc, notebook, ataupun perangkat lainya yang mendukung pengelolaan program ini.

Untuk icon dalam program pdf adalah seperti berikut :

Setelah itu, barulah Anda bisa mengakses ke dalam isi dari file dengan program yang tadi telah diunduh. Bila memang file ini disimpan dalam program winzip tentunya Anda harus mengekstraknya terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda bisa membuka file yang diinginkan.

Di atas telah dikupas mengenai pengertian dari eBook . Lalu, bagaimana dengan buku konvensional yang telah lazim dilihat bahkan digunakan.

Buku Konvensional

Seperti telah diketahui, buku konvensional terbuat dari bahan kertas yang melalui proses panjang dalam pembuatannya sehingga menjadi sebuah buku yang akhirnya bisa kita pergunakan atau dibaca. Pada saat mempergunakannya pun sangat mudah hanya tinggal membukanya kemudian bisa Anda baca.

Jadi, dimana letak perbedaannya?

Di atas merupakan bahasan singkat tentang definisi dari Ebook dan buku konvensional. Lalu, dimanakah letak keunggulan dan kelemahan dari masing-masing jenis buku tersebut? Baiklah sekarang kita mulai kupas. Sebenarnya dari penjelasan di atas, dari segi bentuk dan cara menggunakannya pun sudah terlihat perbedaan yang cukup signifikan.

a.      Ketika membacanya?

  • Terutama pada saat membaca, alat baca ebook mengeluarkan cahaya yang cukup terang sehingga membuat mata menjadi mudah lelah.
  • Untuk buku konvensional, justru memang membutuhkan cahaya yang cukup agar bisa membacanya, bila cahayanya kurang pun mata akan cepat lelah.

b.      Manakah yang lebih fleksibel?

  • Kapan saja Anda bisa membaca dan membuka Ebook tersebut? Di mana pun, ketika ingin mengisi waktu luang. Namun kefleksibelan pada saat membaca Ebook terasa kurang karena waktu luang yang dimiliki pada saat sedang berada dalam perjalanan, berdiri di dalam bus atau mungkin saja pada saat Anda sedang berendam di bathtub. Karena harus menggunakan perangkat elektonik yang harus digunakan untuk membacanya. Sistem eBook sebaiknya portable dan dapat digunakan oleh beberapa alat pembaca, seperti komputer, Personal Digital Assistant (PDA, seperti Palm), dan lain-lain. Pada kenyataannya ada beberapa implementasi yang portable dan ada juga yang tidak proprietary, bisa dengan cara mengunduhnya dari berbagai situs. Untuk melihat komparasi alat readernya bisa dilihat di komparasi alat baca eBook.
  • Buku konvensional, dimanapun dan kapanpun Anda berada hanya tinggal membukannya kemudian langsung membacanya asalkan dapat membaca buku tersebut.

c.       Bagaimana dengan harganya?

  • Selain itu, harga dari perangkat bacanya pun masih bisa di bilang relatif mahal, jadi memang harus berhati-hati pada saat membawa perangkat ini karena hilang atau rusak. Untuk itu, dibutuhkan perangkat yang relatif murah dan tidak takut hilang pada saat di bawa ke mana-mana jadi bisa digeletakan di mana saja. Untuk awalnya saja, harus membeli alat bacanya barulah membeli ebook-nya. Harganya pun masih jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan buku konvensional. Walaupun pada saat ini sudah terdapat beberapa jenis reader yang berharga di bawah 2 jutaan.
  • Sedangkan buku konvensional, tinggal membelinya dengan harga yang variatif dan lebih murah, kemudian tinggal membacanya saja.

d.       Kemudahan pada saat membawanya?

  • Untuk bisa dibawa ke mana-mana pun masih sangat riskan karena notebook harus menggunakan baterai yang tahan antara 3-4 jam walau pun untuk sekarang ini sudah ada yang lebih lama. Untuk PDA bisa lebih lama namun masih jauh berbeda dengan buku konvensional. Tapi, ebook dapat dibawa sekaligus dalam satu perangkat asalkan kapasitasnya mecukupi.
  • Memang mudah membawa buku konvensional dengan hanya tinggal menentengnya tak harus khawatir pada saat membawanya ke dalam tas. Namun, bila membawa buku tersebut dengan jumlah yang banyak memang cukup berat apalagi buku yang dibawa sangat tebal.

Mungkin ini hanya beberapa hal yang terdapat diantara kedua jenis buku tersebut di sisi teknologi memang eBook memiliki keunggulan, namun untuk kefelsibelan dan kemudahan memang buku konvensional lebih unggul dan memang sudah diketahui oleh banyak orang.

1 Komentar

Filed under Semoga bermanfaat

One response to “Antara Buku Elektronik (E Book ) dan Buku

  1. Ping-balik: Anda juga bisa buat Buku. « Namakuaku

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s