Gunung Geder, Menikmati Matahari Tenggelam

Gambar

Kali ini masih di daerah Pamengpeuk, kali ini saya dan teman-teman diajak untuk mengunjungi salah satu tempat menarik yaitu, Gunung Geder. Gunung Geder adalah sebuah tempat yang memiliki lebih kurang sepuluh saung kecil dengan satu saung besar seperti Babancong yang berada di tengah-tengah dan berada di atas sebuah tebing. Di sana tampaknya sangat cocok untuk menikmati dan melihat Matahari tenggelam yang menghadap ke pantai dan ada beberapa tempat seperti tempat berjualan yang tak diisi.

Di sana juga bisa langsung turun ke pantai, pada saat akan turun kita bisa menemukan dua buah ruangan yang kebetulan pada saat itu tertutup rapat di sebelah kiri perpustakaan dan sebelah kanannya adalah kantin desa. Gunung Geder yang tepatnya berada di Ds. Cijambe, Kec. Cikelet, Garut Ini juga ada MCK dan Mushola yang bisa digunakan untuk umum tapi sayangnya seperti telah lama tidak digunakan.

Gambar

Pada saat turun ke pantai yang memang ada saat itu sangat tenang hanya terdengar suara deburan ombak dan hembusan angin yang lumayan kencang. Sayangnya, pantainnya memang tak cocok untuk dipakai berenang karena di sana harus berhati-hati karena masih banyak hewan seperti bulu babi dan ombak yang cukup besar sepertinya masih cocok untuk sekadar memancing karena menurut orang yang berada di sana bila malam tiba akan ada beberapa ikan yang biasanya naik mendekati pesisir.

Gambar

Setelah matahari mulai tenggelam kami pun naik kembali ke Gunung Geder untuk menikmatinya sampai benar-benar tak terlihat. Mungkin ini bisa menjadi salah satu tempat yang bagus untuk di kunjungi. Sayangnya sepertinya tempat ini kurang terurus padahal sangat enak untuk bisa melihat pemandangan pantai di tempat ini.

1 Komentar

Filed under Uncategorized

Pantai Cijeruk Salah Satu Pantai di Pamengpeuk, Garut

Gambar pantai CijerukSeperti yang kita ketahui Garut memiliki begitu banyak objek wisata. Untuk daerah Pamengpeuk sendiri ada beberapa pantai yang kita kenal, seperti pantai Santolo, Sayang heulang, tetapi untuk kali ini kami menuju ke salah satu pantai yang bisa dibilang belum banyak dijamah di daerah Pamengpeuk. Lebih tepatnya di Cijeruk, Cibalong, Garut yang tidak begitu jauh dari jalan utama Pamengpeuk.

Setelah beberapa 3-4 jam perjalanan dari arah Garut kota, akhirnya aroma khas daerah pesisir pun mulai tercium, tetapi harus di tambah sekitar 15-20 menit untuk bisa sampai di Pantai Cijeruk yang aksesnya bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat atau pun roda dua. Sebelum masuk ke Pantai Cijeruk, selama perjalanan akan disuguhi pemandangan Hutan Karet di kanan-kiri.

Pada saat masuk ke kawasan tersebut, pertama terlihat adalah beberapa rumah-rumah nelayan. Untuk bisa menuju pantainya, kita harus melewati sungai yang airnya akan bertemu dengan air laut dengan perahu kecil, tapi bila airnya surut kita bisa melewati dengan berjalan kaki, barulah kita sampai di Pantai Cijeruk yang pasirnya masih bersih dan mengkilau.Gambar

Setelah beberapa saat berjalan menyusuri pantai tersebut, ternyata Pantai Cijeruk ini berdekatan dengan Hutan Sancang. Di sana kita bisa memancing, berfoto, berperahu, atau sekadar bermain-main pasir, air, atau untuk berkemah.

Akhirnya setelah puas berada di Pantai Cijeruk, sambil beristirahat sejenak kita bisa duduk di warung-warung yang atapnya masih terbuat dari daun yang dianyam milik nelayan sambil melihat ke arah sungai yang berair tenang sambil melihat pemandangan di sekitar. Selain itu, bila pagi hari bisa juga sekalian membeli ikan segar, di tempat penjualan ikan.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

AGUSTUSAN

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Sahur Perdana Yang Terlewatkan.

Hari pertama puasa adalah hari yang sangat membutuhkan adaptasi. Bagaimana bisa dikatakan sebagai adaptasi? Karena orang yang biasa 5.30 Wib atau 05.00 Wib di hari biasa, pada bulan ramadhan kita mesti bangun lebih pagi lagi kira-kira Pukul 03.00 atau pukul 03.30 Wib.
Di mulai pada malam yang penuh dengan suka cita karena akan menghadapi bulan ramadhan, dengan tidak begitu menyiapkan apa-apa, setelah habis terawih pertama pastilah kita membacakan niat berpuasa besok bersama-sama. Tak hanya saya orang lain pun berantusias untuk menghadapi puasa pertama di tahun ini. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Curat-Coret saja...., Ramadhan

Jika Istilah Asing Diindonesiakan?

Pada saat ini, mungkin kita telah sering mendengar beberapa istilah untuk beberapa perangkat yang asalnya berasal dari bahasa asing kemudian di-Indonesiakan seperti beberapa istilah dibidang komputer atau IT.

Bila ditelisik lebih lanjut memang banyak bahasa Indonesia yang mengadopsi atau menerima serapan dari bahasa asing, seperti  bahasa Belanda, Inggris, Arab dan dari bahasa lainnya yang kemudian di-Indonesiakan. Mungkin beberapa dari istilah ini sangatlah tabu atau bahkan sangat aneh untuk didengar, karena kita terlanjur untuk menggunakan istilah asing dalam mengucapkannya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Semoga bermanfaat

Motor Matic Injeksi Irit Harga Murah -Yamaha Mio J

Di era ketika motor-motor matic masih menggunakan sistem dari karburator yang memang telah menjadi lumrah di pakai di beberapa jenis kendaraan, dengan kelebihan dan kekuarangannya tersendiri. Orang-orang pun mencari beberapa kendaraan yang irit karena seperti yang Anda telah ketahui sendiri di beberapa kota besar sering terjadi kemacetan yang bisa membuat bahan-bakar semakin cepat habis atau Boros. Selain itu,  orang-orang pun mulai memikirkan tentang emisi, gas buang, atau polusi yang sepertinya telah menjadi permasalahan bagi beberapa kota besar yang kadar polusinya tinggi.

Untuk itu, perlu adanya inovasi yang dilakukan seperti dengan mengeluarkan kendaraan yang mengusung tenaga injeksi yang mungkin bisa menjadi pemecahan dari beberapa masalah di atas.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Kegiatan Unik di Bulan Ramadhan

Ramadhan telah datang, bahkan telah dimulai beberapa hari. Seperti yang telah kita tahu pada saat datangnya bulan puasa, ada beberapa hal yang dirasakan khas yang sepertinya tidak kita temui di bulan-bulan yang lainnya.

Salah satu ke-khasannya adalah menahan lapar dan haus di siang bolong, itu yang menjadi salah satu hal unik yang tak biasa ditemukan di bulan-bulan lainnya. Bukan hanya itu, kita juga dilatih untuk lebih bersabar, menjaga hawa nafsu kita, juga hal lainnya yang ternyata begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari puasa ini. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Ramadhan

Sekejap Saja

Wow…kau begitu memesona
Keindahanmu tampak nyata

Sekejap saja
Andaikan ku mampu menatap
Wujudmu seutuhnya

Sekejap saja
Andai ku mampu menatap
Wujudmu seutuhnya

Sekejap saja
Walau hanya mengendus aroma kesegaran kulitmu
Menusuk relung-relung hatiku

Aku mohon… sekejap saja
Biarkan ku menggengammu
Biarlah ku sentuh mantel hijau
yang membalut sekujur tubuhmu

Biarlah aku mohon biarkanlah
Ku sobek-sobek mantel itu
Kuseret kau ke lorong tak bercahaya
Biar kunikmati kesegaran mu
Wahai Jeruk Garut

Tinggalkan komentar

Filed under Curat-Coret saja....

Ketiduran Apa Tertidur ?

” Suatu hari, Hermin akan pergi ke sebuah tempat bersama dengan temannya. Dia mengatakan kepada temannya akan bertemu di tempat biasa pada pukul 20.00 wib.  Ia datang pada pukul 20. 15 wib. Kemudian, Hermin mengatakan kepada temannya ”  maaf teman, tadi ketiduran.”

Pada paragraf di atas ada kalimat maaf teman, tadi ketiduran. Kalimat di atas memang sering kali diucapkan, bukan ?  Sekarang, pada kalimat di atas berarti orang tersebut tidak sengaja tidur, karena bentuk ke-an dari kata ketiduran ini berarti ketidaksengajaan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Semoga bermanfaat

Perjalanan Sang Microfone (2)

“Oh, begitu ya pak, wah apakah mereka akan mengajarkan ilmunya kapadaku?”

“Hhhhhmmmmm…bergantung, jawab si Bapak tua.”

“Bergantung bagaimana pak? Ya, jika kamu bisa menyimak apa yang mereka katakan kamu bisa mendapatkan ilmu.”

“Oh, begitu ya??”

“ Tunggu saja mereka sebentar lagi akan menuju kemari. Bapak mendengar kalau mereka akan berdiskusi hari ini, tapi masalah yang didiskusikan kurang tahu.”

Tidak lama kemudian, kreeeekkkk…bunyi gagang pintu dibuka oleh seseorang yang ternyata adalah kakak angkatku yang diikuti oleh teman-temannya. Satu demi satu rekan-rekan kakakku datang mengisi ruangan ini hingga penuh sesak, nampaknya sudah tidak ada lagi Space lagi untuk orang yang akan datang.

Oke, kawan-kawan nampaknya sekarang semua sudah berkumpul di sini. Sebelumnya, saya akan memperkenalkan adik saya sekaligus teman baru kita semua. Mereka semua langsung menatapku dengan tersipu malu saya pun membalas pandangan mereka satu persatu ada yang memperlihatkat wajah ramah, angkuh, murung, marah, dan mimik-mimik muka yang lainnya. Bagaimana orang bisa memperlihatkan wajah seperti itu? Namun aku tidak memperdulikan hal itu karena merupakan kesan pertama ketika bertemu mereka dan belum mengenal lebih jauh.

Bacaan selengkapnya […]

Bacaan terkait :

Perjalanan Sang Microfone

Tinggalkan komentar

Filed under Curat-Coret saja....